Kebumen Terbaik Ketiga dalam Pengentasan Kawasan Kumuh di Jawa Tengah

Program KotaKu Kebumen Raih Predikat Terbaik Ketiga di Jawa Tengah
Kebumen Terbaik Ketiga dalam Pengentasan Kawasan Kumuh di Jawa Tengah
Jalan di Desa Giripurno Kecamatan Karanganyar yang dibangun dengan Program Kotaku
www.inikebumen.net KEBUMEN - Kabupaten Kebumen meraih pelaksana terbaik ketiga di Provinsi Jawa Tengah dalam pelaksanaan penanganan kawasan permukiman kumuh program Kota Tanpa Kumuh atau Kotaku.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jateng Sugiharjo dan diterima oleh Kepala Dinas Perkim LH Kebumen, Edi Rianto, pada Rakor Akhir Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Jateng 2019 di Hotel Grasia Semarang, Rabu 27 November 2019.

Baca juga: Berkat Program Kotaku, Desa Grenggeng Karanganyar Tak Kumuh Lagi

Kepala Disperkim LH Kebumen Edi Rianto, mengatakan keberhasilan yang diraih oleh Kabupaten Kebumen ini tidak lepas dari kerjasama dan dukungan dari semua pihak.

"Termasuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) selaku pelaksana di desa, fasilitator Kotaku dan dukungan masyarakat setempat," kata Edi Rianto.

Pada 2019, Pemkab Kebumen melalui Dinas Perkim LH mendapat alokasi Program Kotaku sebanyak 279 paket. Yang tersebar di 15 desa/kelurahan di 3 Kecamatan, yaitu yakni Kecamatan Kebumen, Karanganyar dan Gombong.

"Saat ini pelaksanaan kegiatan fisik sudah selesai 100 persen dengan serapan anggaran mencapai 97,7 persen," ujarnya.

Dari hasil evaluasi Tim Kementerian PUPR, pelaksanaan Program Kotaku tahun 2019 di Kabupaten Kebumen dinilai salah satu yang terbaik dan layak diberi penghargaan sebagai Pelaksana Terbaik III kategori Penanganan Permukiman Kumuh tingkat kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Baca juga: Yazid Mahfudz, Bupati Kebumen Pertama Kunjungi Desa Giripurno

Program Kotaku  merupakan kolaborasi antara Pemkab Kebumen dengan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas kawasan permukiman kumuh.

Luasan kumuh Kabupaten Kebumen mencapai 442,0720 hektar. Luas kumuh di lokasi Kotaku 275,824 hektar dan luas kumuh di lokasi non Kotaku 166,248 hektar.

Pada tahun 2019, Kabupaten Kebumen mendapatkan dana BPM (Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat) dari Kotaku senilai Rp 20 miliar untuk 15 BPM/Desa. Dengan estimasi kumuh mencapai 212,57 hektar. Sehingga di lokasi kotaku pada akhir tahun 2019 sisa kumuhnya tinggal 63,554 hektar.(*)
Powered by Blogger.