Hilang 17 Jam, Penambang Pasir Tradisional di Sungai Lukulo Ditemukan Meninggal Dunia

Penambang pasir tradisional hanyut di Sungai Lukulo
Hilang 17 Jam, Penambang Pasir Tradisional di Sungai Lukulo Ditemukan Meninggal Dunia
Evakuasi korban penambang pasir tradisional
www.inikebumen.net KLIRONG - Penambang pasir tradisional yang hilang di muara Sungai Lukulo berhasil ditemukan Tim SAR Gabung pada Selasa pagi, 14 Januari 2020 sekitar pukul 16.45 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 2 kilometer dari lokasi pertama hilang.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kebumen," ujar Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, Selasa pagi.

Sebelumnya, seorang penambang pasir tradisional hilang tenggelam akibat perahu yang ditumpanginya terbalik saat hendak menepi di muara Sunga Lukulo Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong. Peristiwa itu terjadi di selatan TPI Tanggulangin pada Senin siang, 13 Januari 2020 sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Perahu Terbalik, Penambang Pasir Tradisional di Klirong Hilang

Korban bernama Rudi Hartono (48), warga Desa Wonoharjo Kecamatan dan berdomisili Kompleks Aksodan di Dukuh Sidomulyo RT 04 RW 05 Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan bermula saat korban Rudi Hartono bersama Turisman (38), sedang mencari pasir.

Karena perahu sudah penuh muatan, keduanya hendak menepi dengan memotong arus air yang cukup deras. Nahas, perahu yang ditumpangi keduanya terbalik akibat tidak mampu menjaga keseimbangan terhempas gelombang air.(*)

Powered by Blogger.