pendaftaran mahasiswa baru UPB

Dibanding 2018, Realisasi Pendapatan Daerah Pemkab Kebumen Tahun Lalu Naik 6,77 Persen

Bupati Kebumen Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019
Dibanding 2018, Realisasi Pendapatan Daerah Kebumen Tahun Lalu Naik 6,77 Persen
Bupati menyampaikan laporan pertanggungjawaban disaksikan secara virtual
INI Kebumen, KEBUMEN - Bupati Yazid Mahfudz, memberikan pidato pengantar laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kebumen tahun 2019.

Laporan tersebut disampaikan pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Kebumen, Senin, 8 Juni 2020.

Dalam laporannya, Bupati menyampaikan kinerja Pemkab Kebumen terkait laporan realisasi anggaran. Meliputi realisasi pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah yang tercermin pada pendapatan, belanja dan pembiayaan.

"Realisasi pendapatan sebesar Rp 2,8 triliun atau 100,38 persen dari target. Terdiri PAD dengan target Rp 406 terealisasi  Rp 409 miliar atau 100,53 persen," katanya.

Bupati mengatakan pendapatan transfer dari target sebesar Rp 2,265 triliun teralisasi Rp 2,271 triliun atau 100,30 persen. Kemudain, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah dari target Rp 135 miliar teralisasi Rp 137 miliar atau 101,29 persen.

Realisasi pendapatan daerah apabila dibandingkan dengan tahun 2018 yang sebesar Rp 2,639 triliun terjadi kenaikan sebesar 6,77 persen.

Kontribusi masing-masing jenis pendapatan terbesar didominasi pendapatan transfer sebesar 80,60 persen dan Pendapatan Asli Daerah sebesar 14,52 persen. Sedangkan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar 4,88 persen.

Untuk belanja daerah, dari anggaran sebesar Rp 2,437 triliun terealisasi 92,17 persen atau sebesar Rp 2,246 triliun. Realisasi belanja daerah apabila dibandingkan dengan realisasi tahun sebesar Rp 2,145 trilun mengalami kenaikan sebesar 4,69 persen.

Dari pos pembiayaan daerah, realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp 203 miliar atau 100 persen. Terdiri dari SILPA tahun sebelumnya Rp 201 miliar dan Penerimaan Kembali Piutang Rp 1,5 miliar.

Sedangkan pengeluaran pembiayaan terealisasi sebesar Rp 9,47 miliar atau 100 persen dari target. Yang direalisasikan untuk Penyertaan modal Rp 7,97 miliar dan Investasi Non Permanen Lainnya Rp 1,5 miliar.

Dengan demikian SILPA tahun anggaran 2019 sebesar Rp 202,6 miliar. Dimana SILPA tersebut antara lain merupakan SILPA BLUD RSUD Dr Soedirman sebesar Rp 31,1 miliar, SILPA BLUD RSUD Prembun sebesar Rp 5,9 miliar dan SILPA BLUD Puskesmas/UP3 sebesar Rp 6,6 miliar.

Serta sisa dana Bantuan Operasional Sekolah pada SMPN dan SDN di wilayah Kabupaten Kebumen per 31 Desember 2019 sebesar Rp 8,3 miliar.

"Nilai SILPA sebesar Rp 202.667.918.416,18 tersebut juga disajikan pada Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LP-SAL)," ujarnya.

Lebih lanjut Yazid Mahfudz, berharap laporan pertanggungjawaban tersebut segera dibahas oleh DPRD Kebumen.

"Untuk mendapatkan persetujuan dan pada saatnya segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sesuai ketentuan yang berlaku," imbuhnya.(*)
Powered by Blogger.